Kode Etik Pegawai Imigrasi

Minggu, 19 Mei 2013       Dibaca: 206 kali

Kode Etik

Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia adalah pedoman sikap, perilaku, perbuatan, tulisan dan ucapan pegawai dalam melaksanakan tugas dan fungsi serta kegiatan sehari-hari.

Nilai-nilai Organisasi PASTI.

  • PROFESIONAL
    mampu menyelesaikan tugas dengan terpuji, tuntas sesuai dengan kompetensi atau keahlian dan berintegritas untuk mencapai hasil prima melalui kerjasama.

  • AKUNTABEL
    mampu bertanggung jawab terhadap setiap tindakan, perilaku, dan tugas, baik dari segi proses maupun hasil.

  • SINERGI
    mampu bekerjasama dan membangun kemitraan yang harmonis dengan pemangku kepentingan untuk menemukan dan melaksanakan solusi terbaik, bermanfaat dan berkualitas.

  • TRANSPARAN
    mampu menyajikan data dan informasi terkait kebijakan, proses pembuatan, pelaksanaan, dan hasilnya serta menjamin aksesibilitas publik terhadap data dan informasi tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

  • INOVATIF
    mampu menciptakan dan mengembangkan inovasi melalui inisiatif dan kreatifitas untuk melakukan pembaharuan dalam penyelenggaraan tugas dan fungsi.

Kode Etik Nilai PASTI.

  • PROFESIONAL
    1. Melaksanakan tugas dengan baik sesuai dengan sasaran kinerja Pegawai dan berorientasi pelayanan prima;
    2. Bertutur kata dan bertindak sopan sesuai dengan norma yang berlaku serta konsisten antara perkataan dan perbuatan;
    3. Berperilaku jujur, berwibawa,berdisiplin dan taat aturan sehingga dapat dijadikan sebagai panutan bagi Pegawai lainnya.

  • AKUNTABEL
    1. Bertanggung jawab atas setiap tindakan dan perilaku;
    2. Berkinerja tinggi dan menyadari bahwa tidak hanya hasil yang harus dicapai namun juga melalui proses dan prosedur yang benar;
    3. Selalu melakukan perbaikan berkesinambungan berdasarkan pembelajaran dari pengalaman.

  • SINERGI
    1. Menjalin kerja sama secara kooperatif dengan unit kerja lain yang terkait untuk pencapaian tujuan;
    2. Membangun dan memastikan hubungan kerjasama yang produktif serta kemitraan yang harmonis;
    3. Proaktif untuk menemukan solusi melalui diskusi dan koordinasi dengan unit kerja lain.

  • TRANSPARAN
    1. Menyediakan informasi yang terpercaya;
    2. Melayani semua pihak tanpa diskriminasi.

  • INOVATIF
    1. Memiliki inisiatif dalam pelaksanaan tugas dan fungsi;
    2. Kreatif dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi;
    3. Membuat terobosan dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi.



Sumber : PERATURAN MENTERI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 20 TAHUN 2017